Bustanil Arifin

  Rating: 0 ( 0 Votes)
Dikirimkan pada 31 Jul, 2015 | Dibaca: 593 | Nomor Artikel: #0531
Sarankan Laporkan Print Favorit

Letjen (Purn.) TNI Bustanil Arifin (lahir di Padang Panjang, Sumatera Barat, 10 Oktober 1925 – meninggal di Los Angeles, Amerika Serikat, 13 Februari 2011 pada umur 85 tahun) adalah seorang militer dan politisi Indonesia. Ia pernah menjabat Kepala Badan Urusan Logistik (Bulog) dan Menteri Koperasi Indonesia.

Namanya disandingkan sebagai nama jalan di kota kelahirannya.

Latar belakang

Bustanil lahir dari pasangan Raden Mas Ahmad dan Aminah. Ayahnya adalah seorang bangsawan Jawa yang menjadi teknisi kereta api di Padang Panjang. Semasa remaja ia ikut orang tuanya yang pindah tugas ke Sigli, Aceh Timur. Disana ia mengenyam pendidikan sebelum akhirnya berpindah lagi ke Padang Panjang dan Medan mengikuti ibunya yang menikah lagi dengan Sutan Ilyas yang berprofesi sebagai pemborong.

Kehidupan

Pada masa remaja ia bergabung dengan tentara Jepang. Setelah kemerdekaan ia direkrut menjadi tata usaha Kompi Parang Berdarah, kemudian diangkat sebagai Komandan Kompi III Bata­lyon III IRMA yang diter­junkan ke Medan Area. Tugasnya menghadang tentara Sekutu yang telah masuk melalui Pelabuhan Belawan.

Setelah masa revolusi berakhir, ia melan­jutkan karier militernya di lingkungan TNI Angkatan Darat Pusat, diajak oleh senior-seniornya yang sama berjuang pada masa revolusi di Aceh dan Medan Area. Di masa Orde Baru, Bustanil diangkat Soeharto menjadi Kepala Bulog. Pada masa kepemimpinannya ia berhasil melakukan swasembada pangan. Kesuksesan ini mendapatkan penghargaan dari FAO (Organisasi Pangan dan Pertanian Dunia) pada tahun 1985. Pada tahun 1978, ia masuk ke dalam jajaran anggota Kabinet Pembangunan III yakni sebagai Menteri Muda Urusan Koperasi. Di Kabinet Pembangunan IV dan Kabinet Pembangunan V, ia kembali terpilih sebagai Menteri Koperasi.

Di Sumatera Barat, Bustanil membangun PDIKM (Pusat Dokumentasi dan Informasi Kebudayaan Minangkabau) dan Minangkabau Village di Padang Panjang. Ia juga ikut membangun rumah sakit jantung di Padang pada awal dekade 1990-an.

Bustanil Arifin meninggal dunia di Rumah Sakit Cedars Sinai, Los Angeles, Amerika Serikat pada tanggal 13 Februari 2011, dalam usia 85 tahun.

Keluarga

Ia menikah dengan R.A. Suhardani, seorang perempuan berdarah Jawa. Dari pernikahannya itu ia dikaruniai tiga orang anak, yaitu Yani, Alex, Alwin, dan Emil.

Pendidikan

Hollandsch Inlandsche School (HIS), Medan (1940)
Meer Uitgebreid Lager Onderwijs (MULO), Medan (1942)
Sekolah Pegawai Tinggi (Zyoku Kan Gakkoo), Batusangkar, Sumatera Barat ( 1944 )
Fakultas Hukum Universitas Padjadjaran (Unpad), Bandung (1959)
Kupalda Unifikasi I, Cimahi (1964)

Karier

Pegawai Saikoo Kensatu Kyoku, Aceh
Pegawai Kantor Logistik Wilayah VII, Jakarta
Pegawai Kantor Pengacara (1940-1942)
Konsul Jenderal RI, Amerika Serikat
Asisten Pengawasan Bulog (1967-1969)
Deputi Pengadaan dan Penyaluran Bulog (1969-1973)
Direktur Utama PT PP Berdikari (1973)
Kepala Bulog (Kabulog) (1978-1993)
Menteri Koperasi dan UKM Kabinet Pembangunan III (1978-1983)
Menteri Koperasi dan UKM Kabinet Pembangunan IV (1983-1988)
Menteri Koperasi dan UKM Kabinet Pembangunan V (1988-1993)
Komisaris Utama Bank Duta (1990)
Ketua Umum Dewan Nasional Indonesia untuk Kesejahteraan Sosial (1995-2000)
Karier Militer[sunting | sunting sumber]
Pegawai Kementerian Pertahanan RI (1946-1949)
Wakil Kepala Biro Pendidikan Latihan Logistik Militer, Cimahi (1954)
Kepala Biro Pendidikan Latihan Logistik Militer, Cimahi (1955-1961)
Kepala Departemen Pendidikan & Urusan Pegawai, Direktorat Logistik ABRI, Jakarta (1961-1965)
Karier Organisasi[sunting | sunting sumber]
Deputi Ketua Taman Mini Indonesia Indah (TMII) (1974)
Bendahara Yayasan Dharmais (1975)
Anggota Dewan Penyantun Yayasan Jantung Indonesia (1978)
Anggota Dewan Penyantun Universitas Padjadjaran (Unpad), Bandung (1978)
Ketua Yayasan Pengembagan Manajemen Indonesia (1981)
Ketua Yayasan Pendidikan Koperasi (1982)
Ketua Umum Dewan Nasional Indonesia untuk Kesejahteraan Sosial (DNIKS) (1995-2000)

Artikel Terkait